SEMOGA BERMANPAAT SEMOGA BERMANPAAT SEMOGA BERMANPAAT SEMOGA BERMANPAAT

Jumat, 31 Mei 2019

Hari Lahir Pancasila

Pada tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila yang mana Pancasila adalah dasar negara yang menjadi pemersatu dari Sabang sampai Merauke.
  Pada tahun 1998, muncul banyak gugatan tentang hari lahir Pancasila yang sebenarnya. Setidaknya ada tiga tanggal yang berkaitan dengan hari lahir Pancasila, yaitu tanggal 1 Juni 1945, tanggal 22 Juni 1945 dan tanggal 18 Agustus 1945.
  akhirnya pada  tanggal 1 Juni 73 tahun yang lalu ditetapkan sebagai hari lahir Pancasila. Karena pada tanggal tersebut kata Pancasila pertama kali diucapkan oleh Bung Karno di sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), yang saat itu belum diangkat menjadi Presiden.
  Di hadapan sekitar 65 anggota sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) Indonesia saat itu, untuk kali pertama Ir. Soekarno menawarkan istilah Pancasila sebagai dasar negara.
  Kita sebagai generasi penerus bangsa mari pelajari Pancasila dengan sungguh-sungguh dan amalkan dikehidupan agar kita tidak hanya tau Pancasila itu sebagai dasar negara tetapi tidak mengerti makna di dalamnya. Makna pancasila menggambarkan ruh dan esensi pancasila itu sendiri. Tanpa memahami maknanya, kita hanya akan melihat pancasila sebagai slogan semata.
  Pancasila berasal dari dua kata sanskerta yaitu panca(Lima) dan sila ( prinsip atau asas),jadi Pancasila adalah lima asas atau prinsip pedoman bagi rakyat Indonesia yang mana setiap sila memiliki makna yaitu :
 
---Makna sila pertama (Ketuhanan yang maha esa)--

•Pengakuan eksistensi Tuhan Yang Maha Esa

•Negara mengakui keberadaan agama yang berketuhanan dan membebaskan penduduk untuk memilih agamanya.

•Negara menjamin penduduk untuk beribadah sesuai agamanya masing-masing.

•Kehidupan sosial berlangsung dengan terjaganya kehidupan beragama.

•Toleransi antara pemeluk agama terjaga

•Negara hadir ketika timbul konflik antar agama.

-- Makna sila kedua ( Kemanusiaan yang adil dan beradab )--

•Setiap manusia Indonesia mengakui dan menghormati adanya martabat manusia lain.

•Memanusiakan manusia dan melihat manusia lain sebagai makhluk Tuhan.

•Menjunjung tinggi prinsip keadilan dalam berhubungan dengan manusia lain.

•Menerapkan perilaku yang beradab.

•Menjaga adab dan sopan santun dalam berhubungan sosial.

-- Makna sila ketiga ( Persatuan Indonesia )--

•Setiap manusia indonesia cinta tanah airnya.

•Memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme.

•Bersikap dan bertindak dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

•Antirasis dan antidiskriminasi.

•Menjunjung tinggi rasa persaudaraan se-tanah air.

•Kemanapun kaki melangkah, dimanapun tubuh berada, jiwanya tetap merah-putih

-- Makna sila ke empat ( Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan )--

•Bersikap pro-dialog, pro-musyawarah, pro-demokrasi.

•Antikekerasan dalam menyelesaikan masalah atau konflik.

•Mengambil keputusan dengan musaywarah mufakat.

•Selalu mengambil kebijaksanaan di atas persengketaan atau perbedaan pendapat.

•Musyawarah dilandasi dengan kejujuran bersama.

-- Makna sila kelima ( Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia )--

•Pemerataan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.

•Kebijakan berorientasi pada pengurangan kesenjangan masyarakat.

•Redistribusi kekayaan secara adil kepada masyarakat banyak.

•Negara berpihak pada mayoritas rakyat jelata yang lemah.

•Negara melindungi setiap warga negara untuk mendapat penghidupan yang layak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar